Jual Beli Proyek Marak
Rekanan Kelimpungan
BREBES- Jual beli proyek marak di kalangan
rekanan, mereka tidak segan membayar di muka dengan uang cash dari 10
persen hingga 10 % , untuk mendapatkan
pekerjaannya mereka berani menyetor kepada PPKom, oknum pejabat SKPD, ironisnya mayoritas anggota DPRD yang merupakan wakil rakyat tidak menjalankan
fungsinya yang mempunyai hak angket juga ikut ikutan meminta dan menerima fee,
bahkan tidak jarang rekanan yang ingin dapat proyek sudah membayar sejumlah
uang “ fee” , namun ditunggu-tunggu
dapatkan proyek yang dijanjikan tidak kunjung ada.
Ironisnya sudah tidak sedikit rekanan yang gulung tikar
karena tidak kunjung dapat proyek dari pejabat atau anggota DPRD , dan
kehabisan uang untuk mengerjakan dan membeli proyek.
Sebut saja Ninuk (
red) sebut saja staff rekanan sebuah kontraktor ternama di Brebes saat ditemui
pertengahan mei lalu, ia mengatakan ia berani meminjam uang dari saudaranya
dengan asumsi uang akan kembali dua kali lipat , “Kenapa saya berani membeli
proyek hingga Rp 30 juta karena saya
sudah mentraktir salah seorang kepala Dinas ke tempat hiburan, mentransfer uang
ke rekening BCA milik sang pejabat
berinisial SR dan ES saya
berkeyakinan mendapatkan proyek” , ujarnya .
Namun sudah dua tahun lewat dirinya bahkan sudah menjanda
harus menghidupi dua anaknya dan bepergian melanglang buana ke luar kota untuk
menghindar kejaran utang dari sejumlah orang yang pernah meminjaminya uang namun sang pejabat sekarang sudah pindah dari
SKPD terdahulu ke Dinas Pengairan ESDM dan satunya di Kantor Koperasi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar