Senin, 24 November 2014

Maraknya Jual Beli Proyek

Jual Beli Proyek Marak
Rekanan Kelimpungan

BREBES- Jual beli proyek marak di kalangan rekanan, mereka tidak segan membayar di muka dengan uang cash dari 10 persen  hingga 10 % , untuk mendapatkan pekerjaannya mereka berani menyetor kepada PPKom, oknum pejabat SKPD,  ironisnya mayoritas anggota DPRD  yang merupakan wakil rakyat tidak menjalankan fungsinya yang mempunyai hak angket juga ikut ikutan meminta dan menerima fee, bahkan tidak jarang rekanan yang ingin dapat proyek sudah membayar sejumlah uang  “ fee” , namun ditunggu-tunggu dapatkan proyek yang dijanjikan tidak kunjung ada.

Ironisnya sudah tidak sedikit rekanan yang gulung tikar karena tidak kunjung dapat proyek dari pejabat atau anggota DPRD , dan kehabisan uang untuk mengerjakan dan membeli proyek.

Sebut saja Ninuk  ( red) sebut saja staff rekanan sebuah kontraktor ternama di Brebes saat ditemui pertengahan mei lalu, ia mengatakan ia berani meminjam uang dari saudaranya dengan asumsi uang akan kembali dua kali lipat , “Kenapa saya berani membeli proyek hingga Rp 30 juta  karena saya sudah mentraktir salah seorang kepala Dinas ke tempat hiburan, mentransfer uang ke rekening BCA milik sang pejabat  berinisial SR dan ES saya  berkeyakinan mendapatkan proyek” , ujarnya .


Namun sudah dua tahun lewat dirinya bahkan sudah menjanda harus menghidupi dua anaknya dan bepergian melanglang buana ke luar kota untuk menghindar kejaran utang dari sejumlah orang yang pernah meminjaminya uang  namun sang pejabat sekarang sudah pindah dari SKPD terdahulu ke Dinas Pengairan ESDM dan satunya di Kantor Koperasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar